Kota Bekasi, Bekasinesia.com–Formatur Pengurus Daerah Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (PD KB PII) Kota Bekasi periode 2026–2030 melakukan audiensi dengan Sekretaris Komisi II DPRD Kota Bekasi, Evie Mafriningsianti, Rabu (7/1/2026). Pertemuan berlangsung di ruang rapat Fraksi PAN DPRD Kota Bekasi.
Selain bersilaturahmi, audiensi tersebut juga dimanfaatkan untuk berdiskusi problematika sosial Kota Bekasi. Serta menyampaikan rencana pelantikan PD KB PII Kota Bekasi periode 2026–2030 yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 14 Februari 2026.

Dalam pertemuan itu, Evie Mafriningsianti menyoroti dinamika Kota Bekasi sebagai kota penyangga ibu kota dengan tingkat pertumbuhan dan perubahan sosial yang sangat cepat. Menurutnya, pembangunan yang masif menjadikan Kota Bekasi sebagai magnet urbanisasi, namun di sisi lain memunculkan persoalan sosial yang nyata.
“Bekasi ini kota yang sangat dinamis. Pembangunannya masif dan menjadi daya tarik banyak orang, tetapi konsekuensinya juga muncul persoalan sosial seperti kriminalitas dan peredaran narkoba yang cukup tinggi, khususnya di wilayah Bekasi Timur,” kata Evie, yang merupakan alumni PII Pekalongan, Jawa Tengah.

Meski demikian, Evie menilai ketimpangan sosial di Kota Bekasi mulai berkurang seiring membaiknya indeks kehidupan masyarakat, terutama melalui pemerataan akses pendidikan. Ia menegaskan, DPRD bersama pemerintah daerah terus mengawal anggaran pendidikan agar tetap menjadi prioritas.
“Untuk tahun anggaran 2026, alokasi pendidikan mencapai sekitar Rp1,8 triliun atau hampir 30 persen dari APBD. Ini melampaui amanat undang-undang yang menetapkan minimal 20 persen. Walaupun ada kebijakan efisiensi dari pusat hingga daerah, kami pastikan anggaran pendidikan tidak tergerus,” ujar politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu.
Evie juga menyinggung upaya pemerintah daerah dalam mengatasi kekurangan tenaga pendidik yang sempat terjadi pada 2025 akibat gelombang pensiun guru. Ia menyebut, sebagian besar guru berstatus PPPK kini telah diangkat menjadi ASN secara bertahap, meski masih terdapat ratusan guru yang prosesnya perlu diselesaikan.
Pada kesempatan ini, Ketua Formatur Dede Suryaman menyampaikan apresiasi kepada Evie Mafriningsianti. Seraya memohon dukungan untuk PD KB PII Kota Bekasi.
“Semoga silaturahmi ini menjadi pembuka jalan untuk bersinergi. Mohon dukungannya Ibu Haji Evie,” ujar Dede.
Audiensi tersebut dihadiri Ketua Formatur PD KB PII Kota Bekasi Dede Suryaman bersama sejumlah pengurus formatur lainnya, yakni Alex Kurniawan, Tuty Mariani Kartika Trimarti, Habib, Soleh, dan Ibnu Syafaat.*






