BEKASI (Bekasinesia.com)–Sekretaris Komisi II DPRD Kota Bekasi Evi Mafriningsianti, mendesak Pemerintah Kota Bekasi untuk memberikan alokasi anggaran yang lebih besar bagi perbaikan infrastruktur pendidikan dalam APBD. Langkah ini dinilai mendesak guna memastikan proses belajar mengajar berjalan aman dan nyaman bagi peserta didik.
Evi menegaskan bahwa pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang menentukan kualitas sumber daya manusia (SDM) serta daya saing daerah. Oleh karena itu, pembangunan dan perbaikan infrastruktur sekolah harus diposisikan sebagai kebutuhan dasar yang tidak dapat ditunda.
”Pendidikan adalah investasi jangka panjang yang menentukan kualitas sumber daya manusia dan daya saing daerah. Karena itu, APBD harus memberikan perhatian yang lebih besar terhadap pembangunan dan perbaikan infrastruktur sekolah sebagai kebutuhan dasar yang tidak dapat ditunda,” ujar politisi PAN tersebut, seperti dikutip Bekasinesia.com dari akun Facebook pribadinya, Selasa (28/7).

Pernyataan tersebut disampaikan Evi usai meninjau langsung kondisi sarana dan prasarana di SDN Aren Jaya IV, Kecamatan Bekasi Timur. Dalam peninjauannya, ia menemukan sejumlah kerusakan memprihatinkan, seperti plafon ruang kelas yang ambrol hingga kusen jendela yang sudah lapuk parah.
Kondisi tersebut dinilainya berpotensi mengganggu kenyamanan hingga mengancam keselamatan siswa saat proses belajar mengajar berlangsung. Evi berharap alokasi anggaran infrastruktur pendidikan dapat menjadi atensi dan prioritas utama Pemkot Bekasi pada Tahun Anggaran 2027.
Ia mendesak agar prioritas pembangunan tidak hanya berfokus pada fisik gedung baru, melainkan juga mencakup rehabilitasi ruang kelas yang rusak serta penyediaan sarana sanitasi atau toilet yang layak.
”Setiap anak berhak memperoleh pendidikan yang berkualitas dalam lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan representatif. Infrastruktur sekolah yang baik akan meningkatkan kualitas pembelajaran, memperkuat semangat belajar siswa, serta mendukung kinerja tenaga pendidik,” lanjut legislator asal PAN ini.

Evi menambahkan, keberpihakan APBD terhadap sektor pendidikan merupakan bentuk komitmen nyata dalam meletakkan fondasi kemajuan daerah.
”Membangun sekolah bukan sekadar membangun gedung, tetapi membangun masa depan generasi penerus bangsa,” tegasnya.* [Syaf]






