Bekasi, Bekasinesia.com–Sebanyak empat puluh guru ngaji dan honorer menghadiri acara Program Bakti untuk Guru di Kantor Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI), Islamic Center Bekasi, Jl. Ahmad Yani, Kota Bekasi, Selasa (17/03).
Acara yang disponsori oleh Lembaga Amil Zakat Infak Sedekah Kemandirian Umat (Lazisku) Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (KB PII) bersama Lazis Amal Bunda ini digelar oleh Pengurus Daerah KB PII Bekasi Raya.
Tanda kasih yang diberikan berupa empat puluh paket sembako dan uang tunai kepada para penerima yang telah terdata sebagai guru ngaji, guru honorer, dan termasuk dalam delapan asnaf penerima zakat.
Ketua Pengurus Daerah (PD) KB PII Kota Bekasi, H. Dede Suryaman, S.E., dalam sambutannya mengatakan program kepedulian kepada mereka yang berbakti untuk negeri merupakan representasi dari komitmen PII dalam memajukan dunia pendidikan, khususnya pendidikan umat Islam di Indonesia.
“Program Bakti untuk Guru yang disalurkan ini adalah bentuk apresiasi bagi guru dan tenaga pendidik yang telah mencurahkan tenaga, waktu, dan kompetensinya untuk mencerdaskan anak-anak bangsa serta menanamkan kecintaan kepada Allah dan Rasul-Nya,” ungkapnya.
Dede berharap santunan yang diberikan dapat memberi manfaat dan menjadi salah satu solusi di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang belum stabil.
Di kesempatan yang sama, Dea Fitria dari Lazisku Pusat mengatakan bahwa Program Bakti untuk Guru merupakan salah satu program Lazisku KB PII.
“Lazisku memiliki program lain seperti beasiswa pemimpin muda, bantuan bergulir UMKM, siaga bencana, dan Da’i Preneur,” katanya.
Program yang dijalankan Lazisku, lanjut Fitria, selain memprioritaskan kebermanfaatan bagi umat, juga mendorong tumbuhnya keberdayaan.
“Diharapkan dalam jangka panjang, umat bukan hanya menanti untuk diberi, tetapi mampu bangkit dan membangun kemandirian,” harapnya.
Keberdayaan yang dimaksud, lanjut Fitria, terutama kemandirian dalam aspek ekonomi yang nantinya menjadi pilar peradaban Islam.
Sementara itu, Nining (43), salah seorang penerima santunan, mengaku sangat berterima kasih telah menjadi bagian dari program yang dirasakannya sangat membantu, terutama di bulan Ramadhan dan menjelang Idul Fitri.
“Alhamdulillah, program Lazisku KB PII sangat membantu kami, terutama di bulan Ramadhan dan jelang Idul Fitri,” ujarnya.
Acara ditutup dengan doa oleh Sekretaris Umum PD KB PII Bekasi Raya, Hamim Ashari, yang mengungkapkan rasa syukur serta harapan ke depan agar para penerima santunan saat ini dapat berubah statusnya menjadi muzaki dan berdiri sejajar dengan Lazisku sebagai mitra kolaborasi dalam menjalankan program kemandirian umat.*






